Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net
Tampilkan postingan dengan label Joke NU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Joke NU. Tampilkan semua postingan

3 Juni 2013

Tanggal Kadaluarsa Surat Nikah



Seorang kiai tengah duduk-duduk di depan balai rumahnya. Tak lama, istrinya datang membawakan teh dan cemilan kesukaan sang suami.

“Makasih Umi. Setelah ini Umi mau ngapain?” tanya kiai.

“Ini Bah, baru mau nyambel tomat,” jawab istri singkat. Segera sang istri kembali ke dapur. 

Namun, melihat suami terlihat serius memegang sesuatu, ia jadi penasaran, "Baca apa sih, Bah? Kok serius amat?"

"Ini lho Umi.. Abah lagi baca surat nikah. Kok aneh ya?" Jawab kiai

"Apanya yang aneh, Bah?" tanya istri makin penasaran.

"Saya bandingkan sama KTP dan SIM, semua ada tanggal kadaluarsa. Lha ini surat nikah kok tidak ada ya?"

"Walah, Bah. Umi buatkan sambel yang pedes kapok, Sampeyan,” sang istri sambil buru-buru masuk. (Ajie Najmuddin)

Ketika Gusdur Salah Jalan




Saat berada Kudus, Jawa Tengah, budayawan Ahmad Sobari kepada wartawan mengisahkan dirinya pada waktu menemani Gus Dur menghadiri sebuah kegiatan. Sudah menjadi kegemaran Gus Dur, setiap kali  kunjungan ke daerah selalu menyempatkan berziarah ke makam tokoh maupun ulama setempat.
Pada masa Orde Baru, cerita Kang Sobari, Gus Dur sedang berkunjung sebuah daerah. Di tengah perjalanan, tanpa ada yang membisiki  tiba-tiba Gus Dur menyuruh sopir menghentikan mobilnya.
“Mau kemana Gus?” tanya sang sopir.
“Di daerah ini terdapat makam ulama besar, saya pingin berziarah ke sana,” jawab Gus Dur sambil  menyuruh sopir berbelok arah menuju makam yang dimaksud. 
Ketika sudah menempuh beberapa jam makam yang dimaksudkan tidak tampak di depan mata.
“Gus, mungkin kita salah jalan, disini tidak  terlihat (ada) makam,” tanya Kang Sobari.
“Coba maju  sebelah sana,” jawab Gus Dur menyuruh sopirnya.
Mobil pun melaju perlahan menuju arah yang ditunjukkan Gus Dur. Tetapi mereka belum juga menemukan makam yang dimaksud.
“Masih nggak ada (makam) Gus!” kata Kang Sobari.
Sambil tersenyum, Gus Dur pun berseloroh, “Oh ya sudah. Barangkali jalannya sudah dirubah oleh Orde Baru.”
Kang Sobari dan sopir-pun hanya bisa tersenyum mendengar jawaban Gus Dur dengan canda. (Qomarul Adib)

Sumber : NU Online

Another Templates

-::DESCRIPTION
-::DATE
 

Copyright © 2013 Ormas Pemuda Islam